PALANGKA RAYA – Angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berada di posisi 3,33 persen atau lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran secara nasional sebesar 5,18 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalteng Rivanud Syahril Taringan dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala Disnakertrans Kabupaten Barito Selatan Agus In’yulius saat penutupan kegiatan Program Pemagangan Dalam Negeri Kejuruan Tata Rias dan Kejuruan Instalasi Penerangan di Buntok, Senin (7/10/2019).
Ia menjelaskan, salah satu upaya menekan bahkan mengurangi angka pengangguran adalah mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan sesuai keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja maupun industri.
Magang, kata Agus, bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga dengan kerja secara langsung. Pelaksanaannya di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang berpengalaman.
“Dengan telah berakhirnya pelaksanaan Pemagangan Kejuruan Tata Rias dan Instalasi Penerangan di Buntok ini, diharapkan peserta telah menguasai dan memiliki keterampilan serta kompeten dalam bidang masing-masing,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pujo Harianto menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang. Waktu pemagangan selama lima bulan. Rinciannya, satu bulan pertama pembekalan, kemudian empat bulan ditempatkan di dunia usaha atau perusahaan dengan didampingi instruktur.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan, keterampilan sesuai kebutuhan atau standar perusahaan dan dunia usaha,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Provinsi Kalteng ini. (red)