CPP, BPS, dan PKH Kecamatan Sematu Jaya Diserahkan

NANGA BULIK, inikalteng.com – Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, secara simbolis menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), dalam rangka pemberian bantuan pangan dan penyerahan Bantuan Pangan Sembako (BPS) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II Lamandau 2023, di Kecamatan Sematu Jaya, Senin (15/5/2023).

Badan Pangan Nasional melalui PT POS Indonesia, menyalurkan bantuan bagi masyarakat Lamandau berupa beras premium sebanyak 10 kg untuk 2.673 KPM, serta menyalurkan BPS dan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

H Hendra Lesmana pada kesempatan itu, menjelaskan, data penerima bantuan CPP berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Lamandau 2023 sebanyak 2.673 KPM, dengan rincian sebanyak 239 KPM bantuan CPP di Kecamatan Sematu Jaya, 1.007 KPM penerima BPS se-Lamandau, dan sebanyak 1.019 KPM bantuan PKH se-Lamandau.

Baca Juga :  Fraksi Partai Golkar Setuju Raperda Pertanggungjawaban APBD Gumas 2023 Dibahas

Adapun bantuan bagi penerima BPS, berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu per bulan, yang disalurkan per triwulan/tahap, sehingga besaran yang diterima tahap April sampai juni sebesar Rp600 ribu.

Kemudian bantuan bagi penerima PKH berupa uang tunai yang besarannya bervariasi, tergantung dari komponen dimiliki penerima, seperti ibu hamil/nifas Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta pertahun, anak usia dini sebesar Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta pertahun, dan anak usia sekolah dasar Rp225 ribu per tahap atau Rp900 ribu per tahun.

Baca Juga :  Gubernur Imbau Masyarakat Tetap Berada di Rumah

Selanjutnya anak usia menengah pertama Rp375 ribu per tahap atau Rp1,5 juta per tahun, anak usia sekolah menengah atas Rp500 ribu per tahap atau Rp2 juta per tahun, disabilitas Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun, lansia Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.

Baca Juga :  Peringati HUT Ke-20 Lamandau, Pemkab Diminta Mampu Berikan Pelayanan yang Baik

“Bantuan ini bersifat stimulan atau tidak permanen, tahun depan kita tidak tahu dapat atau tidak tergantung kondisi ekonomi dan stabilitas nasional. Jadi kita berharap ada perbaikan ekonomi masyarakat, dan tentunya bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan masyarakat di tengah situasi pasca pandemi Covid-19 yang sekarang telah usai,” ucap Hendra Lesmana mengakhiri. (ta/red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA