KASONGAN, inikalteng.com – Kalangan Anggota DPRD) Kabupaten Katingan mendesak Pemerintah Daerah setempat untuk segera mengambil kebijakan guna memenuhi kekurangan tenaga pengajar alias guru dan tenaga kesehatan (Nakes).
“Pemerintah Daerah harus segera membijaki kekurangan guru dan Nakes. Karena aspirasi ini selalu berulang-ulang disampaikan kepada kami selaku wakil rakyat dalam agenda reses,” kata Anggota DPRD Katingan H Hanafi, Kamis (28/7/2022).
Menurut Legislator asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, ketersediaan guru dan Nakes sangat vital untuk kesejahteraan masyarakat.
“Guru dan Nakes masih jauh dari kata cukup, organisasi perangkat daerah terkait harusnya terjun langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung,” imbuhnya.
Politikus asal Dapil I ini menyebut, seperti di Desa Tungku, Kecamatan Pulau Malan yang sangat membutuhkan tambahan dua profesi utama tersebut. Meski ada Nakes namun hanya setaraf perawat, sedangkan bidan tidak ada.
“Banyak guru dari berbagai bidang studi pelajaran yang harus dipenuhi untuk peningkatan kualitas pendidikan di Desa Tumbang Tungku,” ungkap dia.
Bahkan, dirinya juga berharap agar kejadian warga Tumbang Tungku yang melahirkan di kelotok tidak terulang lagi, karena dalam perjalan ke desa lain mengharapkan jasa bidan untuk proses kelahiran. (hs/red3)