Dewan Minta Evaluasi Jumlah Penduduk di Dapil V

SAMPIT, inikalteng.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Hairis Salamad meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim untuk mengevaluasi jumlah penduduk di wilayah utara daerah ini khususnya daerah pemilihan (dapil) V meliputi Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Tualan Hulu, Mentaya Hulu, Bukit Santuai dan Parenggean.

“Kami meminta agar Disdukcapil dapat melakukan pemutakhiran data kembali, mengingat pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2014 dapil V mendapat sembilan kursi, sementara pileg 2019 berkurang satu kursi dipindah ke dapil I, sehingga menjadi delapan kursi,” kata Hairis Salamad, Senin (7/11/2022).

Baca Juga :  Kapolres Kotim Diduga Diperiksa Terkait Konflik Lahan di Pelantaran

Menurutnya, dengan pemutakhiran data kembali maka diharapkan agar satu kursi yang pindah pada pileg tahun 2019 lalu dapat kembali lagi ke dapil V, karena data di enam kecamatan bertambah penduduknya,   dan diperkirakan selisihnya sekitar 2000 penduduknya dengan dapil I Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Kami harapkan Disdukcapil dapat mengevaluasi lagi agar data sistem sesuai, tidak mungkin dari tahun 2015 hingga tahun 2022 ini jumlah data penduduknya tetap itu-itu saja, pastinya ada penambahan, maka kami berharap satu kursi yang pindah ke dapil I dapat kembali ke dapil V lagi, atau akan ada penambahan kursi lagi,” ujar Hairis.

Baca Juga :  Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengingatkan, jangan sampai ada indikasi kecurangan dalam menggunakan data. Karena data di dapil V dan Disdukcapil Kabupaten Kotim ada selisih jauh hingga sampai puluhan ribu orang. Karena pemilih pemula tidak tercatat dan orang meninggal juga masih terdaftar ini juga harus diperhatikan oleh pihak Disdukcapil.

Baca Juga :  Waspada Investasi Bodong, Ini Saran Legislator

“Ayo sama-sama kita mengawasi kalau memang ingin sebuah kepastian hukum, kejujuran dalam politik, agar lahir tokoh yang kredibel, yang berjuang untuk masyarakat, maka harus benar dulu serta sistemnya diperbaiki. Karena awalnya baik, maka hasilnya nanti akan baik juga,” ujarnya. (ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA