Eka dan Daud Anak dari Ketua Gerdayak Kalteng Melangsungkan Pernikahan Adat Dayak

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalimantan Tengah (Kalteng), Yansen Binti bersama keluar besar kembali merasakan bahagia, dimana sang anak, Daud Yudha Dharma Binti bersama pasangan, Ekawia selaku Putri kedua dari Gernadi I Tumbang telah melangsungkan pernikahan secara adat Dayak, di Jalan Letkol Cris. Binti, Kota Palangka Raya.

Acara pernikahan adat Dayak itu, dihadiri langsung keluarga besar kedua mempelai, seluruh Anggota Ormas Gerdayak, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat baik dati dilingkungan Pemprov dan Pemko Palangka Raya.

Baca Juga :  Dewan Usulkan Perda Permukiman di Kawasan Bandara HM Sidik

“Kami mengucapkan terimakasih sekaligus memanjatkan puji dan syukur kepada tuhan, sehingga acara pemenuhan hukum adat atau pernikahan secara adat Dayak anak kami hari ini dapat terlaksana dan berjalan dengan sangat lancar hingga selesai,” ucapnya, Jumat (7/7/2023).

Dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh keluarga serta para tamu undangan yang hadir serta mendukung kelancaran kegiatan pernikahan adat Daud Yudha Dharma Binti dan Ekawia.

Baca Juga :  Arton S Dohong Terima Pernyataan Sikap Gemuruh Kalteng

“Mewakili seluruh keluarga besar mempelai, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran serta dukungan dari seluruh pihak. Saya memohon doa seluruh hadirin maupun masyarakat, agar kedepannya pernikahan anak-anak kami ini bisa langgeng hingga hari tua,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Umum Gerdayak Kalteng Agusto,  menyampaikan bahwa pelaksanaan pernikahan atau pemenuhan hukum adat Dayak ini merupakan contoh bagi masyarakat khususnya generasi muda, untuk menghargai adat istiadat dan budaya suku Dayak.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Serahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

“Pemenuhan hukum adat atau pernikahan adat Dayak ini dilangsungkan secara runut, tanpa tertinggal satupun dalam prosesnya. Dengan harapan kedepannya acara ini bisa menjadi contoh bagaimana orang Dayak sangat menghargai adat istiadat dan budaya,” tuturnya. (Pri/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA