PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, menyerahkan sejumlah bantuan sosial (Bansos) Pendidikan untuk beberapa jenjang pendidikan. Bansos tersebut disalurkan, sebagai upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalteng yang berkualitas di tengah pandemi Covid-19.
“Melalui bantuan ini, generasi muda akan mampu bersaing dalam berbagai bidang termasuk teknologi. Saya sangat menaruh harapan kepada adik-adik sekalian untuk terus berupaya meningkatkan mutu dan mengembangkan SDM yang berkualitas menuju Kalteng Berkah,” tutur Sugianto Sabran usai menyerahkan secara simbolis Bansos Fungsi Pendidikan, Dana Kuliah Terdampak Covid-19 bagi mahasiswa program D3, D4, dan S1, serta penyerahan fasilitas pendukung pembelajaran jarak jauh bagi SMA/SMK, dan bantuan alat Mobilitas Sekolah Menuju Kalteng Berkah, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (18/9/2020).
Dijelaskannya, Bansos yang disalurkan Pemprov Kalteng merupakan upaya menjawab tantangan yang mengakibatkan adanya penurunan tingkat pendapatan masyarakat. Sehingga berdampak pada pendidikan, khususnya kemampuan orang tua untuk membiayai sekolah maupun kuliah anaknya.
“Tujuan pemberian bantuan pendidikan, fasilitas pembelajaran jarak jauh, dan pemberian bantuan kelotok ini diharapkan dapat memberikan motivasi pada penerima bantuan, supaya lebih giat dalam menggapai cita-cita dan menjadi kebanggaan bagi keluarga maupun masyarakat Kalteng umumnya,” tukasnya.
Adapun bantuan yang diserahkan, imbuh Gubernur, berupa dana kuliah terdampak bencana non alam Covid-19 Tahap I kepada 10.741 mahasiswa se-Kalteng Program D3, D4, dan S1 dengan total sebesar Rp 10.741.000.000.
Kemudian, Bansos Fungsi Pendidikan Kalteng Berkah kepada 4.643 mahasiswa se-Kalteng untuk penyelesaian studi Program D3, D4, S1, PTN, PTS dengan total sebesar Rp 9.286.000.000.
Selanjutnya, bantuan komputer jinjing (laptop) dalam mendukung fasilitas pembelajaran jarak jauh bagi SMA/SMK tahun 2020 sebanyak 3.544 unit, terdiri dari SMA sebanyak 2.336 unit untuk 240 sekolah dan SMK sebanyak 1.208 unit untuk 137 Sekolah.
Tidak itu saja, turut diserahkan bantuan sarana mobilitas sekolah berupa Perahu Tempel (Kelotok), untuk mendukung sarana transportasi angkutan siswa menuju sekolah yang tinggi di pinggiran sungai sebanyak 10 unit. (red)