Jalankan Trisakti Wujudkan Merdeka Berdaulat

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Sebentar lagi Indonesia genap berusia 79 tahun. Lebih tepatnya, pada 17 Agustus 1945 lalu Indonesia telah merdeka. Jadi setiap tanggal 17 Agustus seluruh bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaannya.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto mengatakan, memaknai semangat 17 Agustus 1945, maka kemerdekaan yang berdaulat dan melekat pada masa itu adalah merdeka dari penjajahan.

“Namun arti kemerdekaan saat ini adalah merdeka untuk memajukanlah negeri dengan semangat yang sama,” katanya, Minggu (11/8/2024) di Palangka Raya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Palangka Raya Berharap Sarpras Rutan Ditingkatkan

Menurutnya, bila berkaca dari sejarah bangsa Indonesia, maka kemerdekaan yang diraih tidak gampang, mengingat cukup lama bangsa Indonesia dijajah bangsa lain.

Sekalipun kala itu penjajah menggunakan berbagai taktik Divide et Impera atau populer dikenal dengan sebutan politik pecah belah. Namun pada akhirnya, semua komponen anak bangsa memiliki upaya melawan semua itu. Hingga akhirnya Indonesia meraih kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kesatuan.

Baca Juga :  Bupati Kotim Diminta Evaluasi Pejabat di Dinas PUPR

“Kita telah merdeka dan berdaulat. Majukanlah negeri dengan semangat yang sama. Bersatu untuk merdeka dan bersatu untuk maju. Hindari perpecahan, jangan berpolitik identitas, agar bangsa ini lebih kuat,” tegas politikus PDI Perjuangan ini.

Disisi lain lanjut Sigit, semua komponen masyarakat untuk selalu berusaha dan berjuang dengan cara masing-maaing, sebagai bentuk meneruskan perjuangan bangsa.

Tak kalah penting sekarang ini lanjut Sigit, tugas yang lebih berat lagi adalah menjalankan ‘Trisakti’, yaitu merdeka untuk mewujudkan berdaulat di bidang politik, berdikari dibidang ekonomi, dan berkepribadian dibidang sosial dan budaya.

Baca Juga :  Aplikasi Sidin Wali Diluncurkan di Muara Teweh

“Oleh karena itu arti kemerdekaan adalah merdeka dari segala galanya. Baik kedaulatan politik, ekonomi dan sosial budaya. Tentu semangat meneruskan perjuangan ini wajib diiringi dengan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Sigit.

 

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA