SAMPIT – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotawaringin Timur (KPU Kotim) secara resmi melaunching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim Tahun 2020. Launching terbuka untuk umum di Sampit ini, menandai dimulainya tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kotim 2020, Kamis (5/12/2019).
“Hari ini resmi dilakukan Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, sebagai tanda dimulainya tahapan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur ini,” kata Ketua KPU Kotim Siti Fathonah.
Ketua KPU Kotim juga meminta warga Kotim untuk menggunakan hak pilihnya, jangan sampai golput.
“Mari kita sukseskan Pilkada Bupati Kotim dan Pilkada Gubernur Kalteng yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang,” kata Fathonah.
Di tempat sama, Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri mengingatkan kepada para penyelenggara pemilihan Pilkada supaya berlaku adil terhadap peserta pemilu, pemantau dan juga masyarakat. Karena semuanya memiliki hak yang sama.
“Jangan ada diskriminatif. Berikan pelayanan yang sama, sederajat, dan adil tanpa ada memihak antara satu dengan lainnya. Nanti malah ada kecemburuan. Dampaknya sangat berbahaya,” kata Taufiq Mukri.
Menurut dia, penyelenggara Pilkada hampir sama dengan wasit pertandingan. Apabila wasit menjalankan pertandingan sesuai aturan dan bersikap adil, maka kegiatan akan berjalan lancar dan aman.
“Pilkada di Kalteng, terutama di Kotawaringin Timur harus berjalan baik, aman, tertib dan lancar. Ayo kita sukseskan bersama,” tegas Taufiq Mukri dalam acara yang dihadiri unsur partai politik, ormas, dan masyatakat umum.
Kepada seluruh masyarakat, Taufiq Mukri mengimbau untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Karena biasanya, momen seperti ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memecahkan masyarakat.
“Makanya saya imbau agar kita bersama-sama mencegah hal itu. Caranya, bentengi diri kita agar tidak mudah terprovokasi oleh suatu informasi. Jaga kamtibmas kita. Jaga persatuan dan kesatuan. Jangan Golput. Pilihlah pemimpin dengan bijak agar nantinya kita dipimpin oleh kepala daerah yang merupakan pilihan masyarakat,” kata Taufiq Mukri.(red)