KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Kebakaran pemukiman atau perumahan salah satu ancaman yang ada di Kabupaten Kapuas. Sejak Januari hingga April 2022, sudah ada 7 kali kejadian kebakaran. Dimana dari kejadian tersebut sebanyak 86 jiwa yang terdampak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga menerangkan, dari data pihaknya, kejadian kebakaran ada 7 kali dan puluhan jiwa serta rumah yang terdampak.
“Dari 7 kejadian tersebut, dampaknya luka-luka 1 Jiwa, 24 Kepala Keluarga (KK), 86 Jiwa 19 Rumah Berat (RB), 4 Rumah, dan 1Fasilitas Umum Rusak Ringan (RS),” ungkapnya, baru-baru ini.
Terkait dengan itu, Sinaga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kapuas, apabila meninggalkan rumah saat beraktivitas di luar untuk terlebih dahulu periksa kompor dapur dan colokan listrik. Begitu juga saat mau tidur, agar selalu periksa keadaan di dalam dan sekitar rumah.
Sinaga menambahkan, informasi bahwa menurut prakiraan cuaca dari BMKG, pada bulan Mei Dasarian I, dan seterusnya sebagian wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas sudah memasuki musim kemarau dan puncaknya Agustus 2022.
“Sehingga harus waspada dan antisipasi kebakaran akibat musim kemarau, baik Kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan ahan,” pungkasnya. (sri/red4)