PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Gebyar Safari Ramadhan, merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai instansi di Provinsi Kalimantan Tengah.
Di antaranya Dekranasda Provinsi Kalteng, Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bank Indonesia Provinsi Kalteng, serta Lembaga Jasa Keuangan yaitu Jamkrida Kalteng, Bank Kalteng dan Bank Syariah Indonesia Cabang Palangka Raya.
Pada kegiatan bertajuk Bajakah (Bazaar Ramadhan Jasa Keuangan Berkah) diharapkan sinergi dan kolaborasi antara OJK Provinsi Kalteng dengan seluruh stakeholders akan semakin kuat dan membawa manfaat bagi masyarakat, layaknya akar bajakah yang saling terkait dan memiliki banyak khasiat.
Bajakah dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 11 – 14 April 2023, dengan berbagai rangkaian kegiatan, yaitu Bazaar UMKM, talkshow keuangan, launching Sentra Layanan Pelaku Usaha (SELALU) Berkah, Lomba Mewarnai dan Adzan anak, Lomba Da’I cilik, Brew Battle GSR 2023, serta e-sport competition.
“Kami berharap dengan kolaborasi dari berbagai sektor sehingga terlaksana kegiatan BAJAKAH ini, dapat meningkatkan perputaran perekonomian di Provinsi Kalimantan Tengah serta menumbuhkan minat bakat, dan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, diharapkan dapat memberikan ruang lebih bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan omsetnya di bulan yang penuh berkah ini,” kata Otto Fitriandy, Kepala OJK Kalteng, kemarin.
Sementara Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang akan, sedang dan telah diupayakan oleh OJK dan berbagai stakeholder lainnya.
“Hendaknya dapat menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan struktur ekonomi daerah yang lebih baik lagi. Jika seluruh potensi sektor jasa keuangan yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah dapat ikut diintegrasikan, diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang besar guna mendukung upaya pencapaian pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi tingkat kemiskinan, serta meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat” jelasnya. (adn/red4)