JAKARTA, inikalteng.com – Komite I DPD RI bersepakat mendorong pemerintah daerah dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional di daerah. Yakni lewat penyediaan infrastruktur digital, pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
Komite I DPD RI juga mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan infrastruktur telekomunikasi dan informatika, khususnya pada 12.548 desa dan kelurahan serta wilayah 3 T yang belum terjangkau akses 4G.
Selain itu, bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Komite I DPD RI akan mengambil langkah strategis dalam upaya menghindari kebocoran data, memberi perlindungan data pribadi masyarakat serta mendorong pertumbuhan talent digital di berbagai daerah.
Hal ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara Komite I DPD RI dengan Kemenkominfo dalam rapat kerja, Selasa (21/9/2021).
Dalam kesempatan ini, Anggota Komite I DPD RI Agustin Teras Narang menhgarapkan seluruh upaya Komite I bersama Kemenkominfo dapat menggerakkan perubahan dari desa dan daerah 3 T hingga ke pusat perekonomian di perkotaan.
“Melalui akses telekomunikasi yang berkualitas, kita berharap pembangunan Indonesia dari daerah, bisa berjalan dengan cepat,” kata Teras.
Kemudian Teras juga menyampaikan apresiasi atas naiknya peringkat Indonesia dalam High e-Government Development Index (EGDI) di United Nations e-Government Survey 2020, dari peringkat 107 pada 2018 dan melesat naik ke peringkat 88 pada 2020. Survei dari Perserikatan Bangsa-Bangsa ini memotret perkembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di suatu negara.
Indeks Pelayanan Publik terkait digitalisasi juga terdapat kenaikan skor yang luar biasa dari 3,63 pada 2019 dan pada 2020 menjadi 3,84 poin. Terlihat Dilan atau Digital Melayani yang merupakan giat Kemenkominfo berjalan dengan baik dibawah pimpinan Johnny G Plate.
Selain itu Teras berharap peta jalan pembangunan pusat data nasional di beberapa wilayah akan mendorong efisiensi dan efektivitas kerja pemerintahan di masa depan. Diharapkan pula adanya pusat data nasional yang tengah dipersiapkan ini akan hadir pada akhir 2023 mendatang.
“Selanjutnya usulan saya terkait peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang melek teknologi di daerah, Menkominfo menyebut tengah mendorong jutaan digital talent secara nasional. Berbagai upaya peningkatan kualitas SDM termasuk di daerah 3T juga turut dilakukan,” kata Teras.
Secara umum, pemerintah melalui Kemenkominfo tengah menyiapkan 12,5 juta digital talent lewat berbagai program. Khusus untuk pemerataan akses internet, tahun ini Kemenkominfo akan menggarap sekitar 4.200 site di 7 area kerja secara nasional.
Tahun berikutnya, akan ada lagi 3.704 site yang akan melengkapi keseluruhan desa dan kelurahan yang terjangkau internet berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah juga tengah menyiapkan internet untuk desa dan Puskesmas berbasis satelit.
“Pengembangan wilayah ke depan diharapkan dapat berjalan baik. Sehingga pembangunan BTS untuk 4G dapat sesuai dengan perencanaan dan tata kota. Disini asistensi dan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menentukan titik koordinat paling tepat sangat dibutuhkan,” pungkas Teras. (*/red)