PALANGKA RAYA,inikalteng.com- Selama satu tahun terakhir kecelakaan lalulintas (Lakalantas,red) di Kalteng mengalami kenaikan sekitar 21 persen dari tahun 2022. Dimana di tahun 2023 terdapat 1091 kasus yang ditangani Polda Kalteng dan jajaran.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan, jumlah tersebut naik dari tahun 2022 yang hanya 901 kasus. Walaupun terjadi kenaikan angka korban meninggal dunia mengalami penurunan satu persen tepatnya diangka 314 orang.
“Meninggal dunia turun satu persen dari tahun 2022 yang jumlahnya 318 orang,” Kata Djoko Poerwanto ketika menyampaikan rilis akhir tahun, di Polda Kalteng, Jumat (29/12/2023).
Djoko menambahkan, untuk kasus yang terbanyak terjadinya lakalantas yakni Kabupaten Kotim, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Seruyan. “Ada tiga daerah kasus lakalantasnya terbanyak,” lanjutnya.
Padahal selama setahun terakhir, Polda Kalteng melalui Ditlantas selalu melakukan imbauan dengan cara melakukan beberapa kegiatan, diantaranya operasi telabang, Operasi Mantap, Operasi Zebra dan lainnya. Dari kegiatan itu, pihaknya selalu mengingatkan pengendara khususnya roda dua agar menggunakan helm saat berkendara.
“Tak hanya itu saja selalu mengedepankan aturan-aturan lalulintas yang berlaku. Jangan kebut-kebutan di jalan, yang terpenting menjaga keselamatan saat berkendara,” pungkasnya.
Penulis : Ardi
Editor : Ika