SAMPIT – Masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) diajak supaya lebih bijak dan teliti dalam memilih pemimpin dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang dijadwalkan pada 9 Desember mendatang. Kenali orangnya, lihat program kerja dan visi misinya, jangan sampai salah memilih.
Ajakan itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun saat ditemui wartawan di Sampit, Jumat (4/12/2020).
“Karena pilihan itu akan menentukan masa depan Kalimantan Tengah, terutama dalam Pilkada Kotim, yang mana kita ketahui masa kepemimpinan Sahati (Supian Hadi dan Taufiq Mukri) akan selesai pada bulan Februari 2021 mendatang, yang berarti tinggal beberapa bulan saja,” kata Rimbun.
Dia berharap, masyarakat Kotim sudah ada pilihannya masing-masing, baik untuk Gubernur Kalteng maupun Bupati Kotim. “Untuk itu, saya mengajak kita semua datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Jangan sampai tidak memilih alias golput. Siapapun pilihannya, akan ada di bilik suara dan itu tidak perlu harus digembar-gemborkan di publik,” lanjutnya.
Dikatakan, untuk Kotim ada empat pasangan calon yang diketahui semuanya merupakan putra putri daerah Kotim. Namun jika beda pilihan, jangan sampai membuat perpecahan, memutuskan silaturahmi antara teman dan kekuarga. Itu sangat tidak bijaksana.
“Pilihan boleh beda, tapi persahabatan harus tetap terjalin dengan baik. Begitu juga tali persaudaraan, jangan sampai rusak hanya karena politik,” ungkap Rimbun.
Rimbun juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kotim untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Supaya pesta demokrasi ini bisa dilaksanakan dengan aman dan damai, serta melahirkan pemimpin-pemimpin handal yang mampu melindungi segenap kepentingan masyarakat, yang mampu mengemban amanah rakyat. Sehingga wajah Kalteng ke depan terutama Kabupaten Kotim akan lebih cerah dari berbagai sektor, baik sektor pembangunan yang adil dan merata juga sektor pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.(red)