SAMPIT, inikalteng.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana, mendorong agar pemerintah daerah bisa mengalokasikan anggaran yang memadai untuk sektor perikanan, di antaranya penyediaan alat tangkap ikan dan kolam ikan untuk budi daya.
Anggota Komisi II DPRD Kotim itu berharap di tahun 2022 nantinya anggaran dari pemerintah lebih fokus membantu masyarakat dalam bidang penyediaan pangan. “Seperti penyediaan bibit pertanian dan juga peternakan. Pemerintah bisa membantu mengembangkan usaha pertanian dan peternakan dengan memberi bantuan bibit,” ujar Syahbana di Sampit, Senin (6/9/2021).
Meski demikian, dia mengaku saat ini masalah yang dihadapi bukan cuma kekurangan bibit, namun juga kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mengelolanya. “Pemerintah bisa memberikan bibit bantuan, namun tidak mengesampingkan untuk membina sumber daya manusianya. Jangan hanya semata memberi bantuan, tapi juga harus ada pengelolaan SDM-nya. Bantuan diimbangi dengan penyuluhan,” sebutnya.
Menurutnya, dengan adanya bantuan bibit, maka potensi untuk berkembang lebih besar, dan tentunya jika ada SDM yang memadai. Karena saat ini kebanyakan penempatan pekerja di instansi terkait tidak sesuai bidang keahliannya.
“Kalau tidak sesuai keahliannya, itu yang biasanya akan sulit. Karena itu, penempatan pekerja misal kepala dinas dan karyawan lainnya harus sesuai dengan keahliannya. Sehingga bisa mengembangkan apa yang diharapkan. Jiika sesuai keahliannya, mereka pasti akan memahami apa yang kurang dan apa yang diperlukan ke depannya,” ujar Syahbana.(ya)