Pengawasan Aktivitas Kapal di Perairan Kotim Harus Lebih Ditingkatkan

SAMPIT, inikalteng.com – Aktivitas kapal di perairan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah dinilai rawan terjadinya kecelakaan dan pelanggaran terhadap aturan. Karena itu, pengawasannya akan lebih ditingkatkan lagi.

Hal itu berdasarkan hasil rapat lintas lintas instansi seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit, Polres Kotim, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim dan lainnya dalam rangka meningkatkan pengawasan aktivitas di perairan Kotim, Selasa (21/12/2021).

“Dari rapat ini kita bersepakat meningkatkan komunikasi, monitoring dan sinergitas lintas instansi seperti

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim, M Kurniawan Anwar ini, dihadiri Kepala KSOP Sampit Agustinus Maun, Kepala Dishub Kotim Johny Tangkere dan perwakilan Satpolair Polres Kotim. Rapat ini dilaksanakan terkait sinergitas untuk monitoring rutinitas alur perairan sepanjang Sungai Cempaga. Ini tidak terlepas dari insiden tongkang bermuatan bauksit menyerempet dua lanting warga di Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga pada Minggu (19/12/2021) lalu. Kejadian itu menjadi momen Komisi IV mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas masalah keamanan dan keselamatan aktivitas di perairan wilayah Kotim.

Baca Juga :  Pemkab Barut Siap Sukseskan Pembangunan Nasional

Dalam pertemuan ini, sejumlah pertanyaan juga disampaikan anggota dewan, di antaranya terkait aktivitas Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Selama ini aktivitas Tersus dan TUKS menjadi sorotan Komisi IV, karena dinilai ada sejumlah kewajiban yang belum dipenuhi, bahkan diduga ada aturan yang sengaja dilanggar. Kesimpulan rapat juga, meminta KSOP Sampit memperbaiki alur lalu lintas di perairan Kotim agar tercipta keamanan dan keselamatan di seluruh perairan.

Baca Juga :  Napi Asimilasi Rumah Harus Tetap Diawasi

Sedangkan kepada Dishub Kotim diminta segera memeriksa kembali regulasi untuk optimalisasi pendapatan asli daerah yang berada di seluruh perairan Kotim.

Kurniawan menegaskan, diperlukan sinergi antara semua pihak agar pengawasan aktivitas kepelabuhan dan perairan bisa berjalan dengan baik. Untuk itulah Komisi IV menginisiasi rapat ini, agar seluruh pihak terkait mempunyai pandangan dan komitmen yang sama dalam optimalisasi potensi di perairan Kotim.

“Sinergitas itu tidak bisa hanya satu arah. Kita harus bersama-sama. Untuk itu, Komisi IV mengajak semua pihak meningkatkan pengawasan demi keamanan dan keselamatan serta optimalisasi pendapatan asli daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi, Kunjungi Perpustakaan Daerah

Sementara, Kepala KSOP Sampit Agustinus Maun menyampaikan terima kasih atas inisiatif Komisi IV DPRD Kotim dalam meningkatkan komunikasi dan koordinasi. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan membangun demi kemajuan Kotim.

“Kami berkomitmen turut membangun Kotawaringin Timur, bukan membangun di Kotawaringin Timur. Artinya, kita mendorong pembangunan sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Kita sama-sama berupaya meningkatkan demi kemajuan negara dan daerah ini,” ujar pria yang baru beberapa bulan bertugas di Sampit ini.(ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA