Penilian Indeks Inovasi Daerah Jadi Perhatian Wakil Bupati Gumas

KUALA KURUN, inikalteng.com – Penilaian indeks inovasi Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang mendapat predikat kurang inovatif pada tahun 2023, menjadi perhatian dari Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing.

“Di tahun 2022 kita pernah menjadi daerah dengan kategori indeks inovatif. Tahun 2023 predikat kita turun menjadi tidak inovatif dan berada di urutan 325 dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia,” ucapnya usai membuka bimbingan teknis inovasi daerah di Kuala Kurun, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga :  Rayaniatie Djangkan: UMKM Kunci Pengurangan Pengangguran dan Ketimpangan Ekonomi

Dikemukakan Efrensia, sebenarnya perangkat daerah di Gunung Mas telah menghasilkan sejumlah inovasi. Namun banyak yang tidak mengadministrasikan serta melaporkan inovasi yang telah mereka hasilkan, sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Dispursip Provinsi Kalteng Adakan Bimtek Peningkatan Produktivitas, Inovasi, dan Kreativitas untuk Tenaga Perpustakaan

Guna mengatasi permasalahan tersebut, sambungnya, maka Pemkab Gunung Mas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) melakukan bimtek inovasi daerah, yang diikuti seluruh perangkat daerah serta pemerintah kecamatan.

Baca Juga :  Investor Wajib Laksanakan Pola Kemitraan dengan Masyarakat

“Kita meningkatkan kemampuan perangkat daerah supaya mereka bisa mengadministrasikan serta melaporkan inovasi sesuai kemampuan, sekaligus memacu agar mereka menciptakan inovasi baru,” sebut Wakil Bupati Gumas.

Penulis : Heriyadi
Editor : Adinata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA