Sarpras Antisipasi Karhutla PT SMG Lengkap

NANGA BULIK, inikalteng.com – Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di PT Sumber Mahardika Graha (SMG), Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group sangat lengkap.

Hal itu terungkap, saat kunjungan kerja Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, ke Kantor Besar PT SMG, di Desa Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Lamandau, Selasa (29/11/2022).

“Sarpras untuk Kerhutla di sini lengkap, ada mobil Damkar, untuk pemantauan juga ada drone, dan peralatan lainnya,” tutur Irjen Nanang Avianto di sela-sela kunjungan.

Baca Juga :  Maksimalkan Penerapan PSKH

Menurutnya, kelengkapan sarpras di PT SMG sangat penting untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi Karhutla. Selain itu, lokasi PT SMG juga ada sinyal dari provider telepon seluler, sehingga arus informasi lancar.

Pada kesempatan yang sama, Manager Environment Health and Safety (EHS) USTP Group Nurdiana Maksum, menyampaikan setiap perusahaan di USTP dilengkapi dengan mobil Damkar, empat unit pompa besar dengan kekuatan 25 horse power (hp), kemudian di setiap afdeling dibekali dia unit pompa alkon.

“Seperti di PT SMG ini, ada 19 afdeling kalikan 2 mesin alkon, ini berlaku di semua PT di USTP. Bahkan untuk pemantauan sebagai langkah antisipasi, tim masing-masing perusahaan dilengkapi dengan drone untuk jarak pendek, dan pesawat Unmanned Aerial Vechile (UAV) untuk daya jelajah yang lebih jauh,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Barsel Lantik 204 ASN

Selain itu, perusahaan juga membuat cadangan air berupa embung-embung, bahkan saat terjadi kebakaran di luar HGU di desa sekitar, embung itulah yang digunakan sebagai sumber air.

Sementara perwakilan Manajemen Pusat USTP Suhardi, menyampaikan komitmen USTP dalam pencegahan Karhutla tidak perlu diragukan lagi. USTP selain melengkapi diri dengan Sarpras yang lengkap, juga memberdayakan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM). Di mana pada setiap perusahaan dibentuk TKTD (Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat), yang berfungsi tidak hanya untuk antisipasi karhutla, tetapi juga bencana secara umum termasuk pendemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Oknum ASN Ditangkap saat Main Judi

“Setiap PT kita punya pasukan Damkar, kemudian dari masyarakat kita juga gelar pelatihan dan membentuk Masyarakat Peduli Api,” tutup Suhardi mengakhiri. (nat/red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA