UPR Dorong Kalteng Jadi Pusat Kesehatan Dunia

PALANGKA RAYA — Saat ini Universitas Palangka Raya (UPR) sedang melakukan komunikasi secara intens dengan Tim Nawacita Institute Presiden RI Joko Widodo. Tujuannya agar gagasan UPR menjadikan Kalteng sebagai Lembah Kesehatan Dunia, bisa benar-benar dipertimbangkan dan bahkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi melalui Dekan Fakultas Kedokteran UPR, Dr dr Syamsul Arifin kepada wartawan, usai menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) tentang Kajian Pembangunan dari Daerah untuk Indonesia di Aula Pascasarjana UPR, Selasa (4/2/2020).

Baca Juga :  Kanwil KemenkumHAM Kalteng dan Ketua DPRD Seruyan Teken MoU

“Berbagai persiapan tengah dilakukan UPR dengan menggandeng satuan lingkup internal, untuk mengumpulkan usulan-usulan dari berbagai pihak. Terutama kalangan peneliti yang berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, termasuk dari stakeholders terkait,” jelas Syamsul Arifin.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Kartika Bakti Usul Pembangunan Jalan menuju Persawahan

Masukan dan usulan itu, lanjutnya, dapat dihimpun melalui berbagai kegiatan, di antaranya FGD. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, akan semakin memperkaya usulan-usulan demi sempurnanya proposal atas gagasan menjadikan Kalteng sebagai Lembah/Pusat Kesehatan Dunia.

Sementara itu, FGD terkait Kajian Pembangunan dari Daerah untuk Indonesia ini, adalah diskusi bersama antar civitas akademika UPR dengan para narasumber.

Baca Juga :  Komite II DPD RI Siap Dukung Food Estate Kalteng

Untuk diketahui, narasumber yang hadir dalam FGD ini adalah Prof Budy Resoudarmo PhD dari Australian National University (ANU) Indonesia Project, Daniel Suryadarma MA PhD dari SMERU Research Institute, dan Rektor UPR yang diwakili oleh Dekan FK Dr dr Syamsul Arifin.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA