UPR Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Berduka Atas Meninggalnya Yusurum Jagau

PALANGKA RAYA – Civitas Akademika Universitas Palangka Raya (UPR) mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya, yang secara resmi telah mengumumkan ke publik bahwa almarhum Dr Ir Yusurum Jagau MS meninggal dunia bukan karena wabah corona (covid-19). Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang sempat beredar bahwa salah seorang pejabat di lingkungan UPR tersebut meninggal karena terpapar virus yang sedang pandemi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pihak Rumah Sakit Doris Sylvanus yang telah memberikan keterangan resmi, bahwa almarhum (Yusurum Jagau) meninggal bukan karena covid-19. Hasil tes laboratoriumnya juga sudah disampaikan kepada kami,” ucap Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi dalam komunikasi via WhatsApp, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga :  Pemkab dan Kejari Barut Tandatangani Nota Kesepahaman Bersama

Dikatakan, Civitas Akademika UPR berduka sedalam-dalamnya, dan mendoakan almarhum telah damai bersama Tuhan Yang Maha Esa.

“Kepada seluruh keluarga, isteri dan anak-anak almarhum, semoga diberikan penghiburan, kekuatan, dan berkat dari Tuhan Yesus Kristus. Kami Civitas Academika UPR, menyampai terima kasih atas segala pengadian dan jasa-jasa almarhum kepada Civitas Akademika UPR. Mohon maaf jika ada kesalahan pihak kami dalam menjalan tugas bersama almarhum,” kata Andrie Elia.

Baca Juga :  Kestabilan Harga Pupuk Upaya Tingkatkan Hasil Produksi Pertanian

Diungkapkan pula, bahwa semua lingkungan perkantoran Civitas Akademika UPR mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda berduka atas meninggalnya almarhum Yusurum Jagau dan penghormatan atas jasa-jasanya dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan UPR.

Sebelumnya, Minggu, 29 Maret 2020, almarhum Yusurun Jagau dibawa ke RSDS Palangka Raya, karena sakit. Tim medis sempat mengambil sampel darah almarhum untuk dilakukan uji laboratorium. Namun tidak lama mendapatkan perawatan, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca Juga :  Pemkab Seruyan Diminta Lakukan Inovasi di Sektor Pertanian

Kemudian pada Rabu (1/4/2020), hasil uji laboratorium beliau sudah keluar. Hasil uji lab itu menyatakan bahwa almarhum Yusurum Jagau negatif covid-19.

“Dengan demikian, maka kami dari pihak RSDS sekaligus dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Kalteng, menyatakan secara tegas bahwa almarhum Bapak Dr Ir Yusurum Jagau MS meninggal dunia bukan karena covid-19. Pernyataan ini sekaligus sebagai klarifikasi dan meluruskan berbagai kabar yang telah beredar di masyarakat tersebut,” tegas Direktur RSDS Palangka Raya, dr Yayu Indriati, pada sore harinya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA